Butuh Bantuan? Customer service Griya Annur siap melayani dan membantu Anda.
Selamat datang diwebsite Griya Annur Herbal šŸ˜Š CV. Griya Annur menggunakan mesin modern berstandart tinggi dan bahan baku berkualitas yang sudah melalui uji lab. Memberi kesempatan bagi anda yang ingin memiliki Produk EXCLUSIVE dengan brand dan design milik kalian sendiri šŸ˜Š
Beranda » Artikel Terbaru » Apa Bedanya? Henti Jantung dan Serangan Jantung,

Apa Bedanya? Henti Jantung dan Serangan Jantung,

Diposting pada 2 February 2022 oleh admin | Dilihat: 37 kali

penyakit jantung terdiri dari berbagai macam jenis, contohnya serangan jantungĀ  dan henti jantung . Keduanya merupakan kondisi yang berbeda pada jantung. Sayangnya, masih ada yang menganggap bahwa keduanya adalah kondisi yang sama karena menimbulkan akibat yang fatal. Memangnya, apa perbedaan henti jantung dan serangan jantung?

Perbedaan henti jantung dan serangan jantung

Henti jantung dan serangan jantung sama-sama menyerang jantung, yakni organ tubuh yang bertugas untuk memompa darah. Namun, bukan berarti keduanya adalah kondisi yang sama.

Supaya tidak lagi salah mengenai serangan jantung atau henti jantung, berikut ini ada beberapa perbedaan yang bisa Anda perhatikan.

1. Definisi dari penyakitnya

Perbedaan dua kondisi ini bisa dilihat dari definisinya. Henti jantung (cardiac arrest) merupakan suatu kondisi gangguan yang fatal dimana jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba karena gangguan gaya listrik pada otot jantung .

Kondisi tersebut membuat jantung tidak dapat berdetak dengan normal dan memicu kondisi aritmia (gangguan denyut jantung). Akibatnya, berdampak pada distribusi darah ke seluruh tubuh yang terganggu. Kematian dapat terjadi dalam hitungan menit karena organ dalam vital, terutama otak , tidak menerima darah yang cukup.

Sementara itu, serangan jantung (heart attack) adalah kondisi fatal yang terjadi saat jantung tidak menerima cukup aliran oksigen dari aliran darah yang menuju jantung. Hal ini disebabkan adanya penyumbatan pembuluh darah arteri, sehingga jantung mengalami kekurangan asupan darah yang mengandung oksigen.

Kondisi serangan jantung dapat terjadi dalam durasi hingga hitungan jam. Selama durasi waktu ini tersebut bagian jantung yang tidak menerima oksigen terus mengalami kerusakan berupa kematian otot jantung, jika tidak ditangani dapat menyebabkan kematian. Berbeda dengan henti jantung, jantung tidak berhenti berdetak selama mengalami serangan.

2. Gejala yang ditimbulkan

henti jantung mendadak umumnya menimbulkan gejala, seperti:

  • Tubuh roboh dan hilang kesadaran.
  • Denyut nadi tidak ada dan tidak bernapas.
  • Sebelum gejala di atas terjadi, beberapa di antaranya kadang mengalami tanda seperti rasa tidak nyaman atau nyeri dada, sesak napas, dan jantung berdebarĀ  atau palpitasi.

Sementara serangan jantung akan menimbulkan gejala yang agak berbeda, seperti:

  • Sesak napas disertai tubuh kelelahan dan mengeluarkan keringat dingin.
  • Dada nyeri seperti ditekan atau diremas yang menyebar hingga ke leher, rahang, dan punggung. Gejala ini terjadi secara berulang sebagai tanda peringatan.
  • Sakit kepala ringan atau pusing mendadak.
  • Perut terasa mual atau mulas.

3. Penyebab atau masalah kesehatan yang mendasari

Anda juga bisa melihat perbedaan keduanya dari penyebab atau masalah kesehatan yang mendasari.

Sebagian besar kasus henti jantung disebabkan oleh aritmia yang berasal dari bilik jantung, yaitu fibrilasi ventrikel. Namun, aritmia juga dapat berasal dari serambi kanan jantung, yakni atrial fibrilasi yang menyebabkan gangguan sinyal untuk memompa darah pada otot bilik jantung dan berakibat terjadinya henti jantung.

Henti jantung lebih mungkin dialami seseorang yang lahir dengan cacat jantung bawaan . Beberapa kejadian trauma juga dapat menyebabkan henti jantung secara mendadak seperti saat tersetrum, overdosis obat, aktivitas fisik terlalu berat, kehilangan banyak darah, penyumbatan saluran pernapasan, mengalami kecelakaan, tenggelam, dan hipotermia.

Beda dengan henti jantung, serangan jantung umumnya disebabkan oleh penyumbatan arteri jantung oleh plak dari kolesterol dan kalsium secara progresif, sepertiĀ  aterosklerosis . Penyumbatan tersebut mempersempit pembuluh darah sehingga aliran darah tidak bersirkulasi dengan lancar.

Di samping itu, serangan jantung juga lebih sering menyerang orang dengan hipetensi (tekanan darah tinggi), obesitas, atau kurang menerapkan gaya hidup sehat.

American Heard Asocciation menyebutkan bahwa meskipun beda, henti jantung dan serangan jantung saling berkaitan. Pasalnya, henti jantung mendadak dapat terjadi setelah seseorang mengalami serangan jantung. Itu artinya, serangan jantung merupakan salah satu faktor pemicu henti jantung.

4. Tindakan penanganannya

Selain perbedaan gejala dan penyebab, maka dapat diperhatikan dari tindakan penangannya yang berbeda.Tujuannya untuk menjaga darah yang mengandung oksigen tetap mengalir ke otak dan organ vital lainnya.

Di samping itu, orang dengan henti jantung juga menerima perawatan berupa defibrilasi yaitu mengirimkan kejutan listrik melalui dada ke jantung agar jantung kembali berdetak dengan ritme normal.

Pada beberapa kasus, dokter mungkin merekomendasikan prosedur medis berupa oprasi bypas koroner, ablasi jantung, angioplasti koroner, dan operasi korektif jantung.

Sementara pada pasien serangan jantung, dokter akan memberikan obat seperti beta-blocker, aspirin, obat pengencer darah , dan obat antiplatelet.

Di samping pemberian obat-obatan, okter spesialis jantung juga merekomendasikan prosedur angioplasti koroner dan operasi bypass koroner. Perawatan akan disempurnakan dengan rehabilitasi jantung untuk membantu pasien kembali ke aktivitas normal.

Meski beda, keduanya adalah kondisi darurat

Walaupun henti jantung dan serangan jantung itu memiliki perbedaan, namun keduanya merupakan kondisi darurat yang butuh penanganan medis segera. Pasalnya, dalam beberapa menit henti jantung terjadi, otak bisa mengalami kerusakan bahkan kematian.

Begitu juga dengan serangan jantung yang bisa merusak jaringan sehat di jantung dan menimbulkan kematian. Jika Anda mengalami gejala yang umumnya menyebabkan nyeri dada dan sesak napas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Bagikan informasi tentang Apa Bedanya? Henti Jantung dan Serangan Jantung, kepada teman atau kerabat Anda.

Apa Bedanya? Henti Jantung dan Serangan Jantung, | Produsen Obat Herbal

Belum ada komentar untuk Apa Bedanya? Henti Jantung dan Serangan Jantung,

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published.

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 45%
Madu OB Kiddos

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 55.000 Rp 100.000
Tersedia
Rp 55.000 Rp 100.000
Stok: Tersedia
OFF 50%
Madu Asam Urat

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 150.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 150.000
Stok: Tersedia
OFF 35%
Garlic Zaitun

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 55.000 Rp 85.000
Tersedia
Rp 55.000 Rp 85.000
Stok: Tersedia
OFF 35%
Golden Gamat Plus

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 65.000 Rp 100.000
Tersedia
Rp 65.000 Rp 100.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR