Butuh Bantuan? Customer service Griya Annur siap melayani dan membantu Anda.
Selamat datang diwebsite Griya Annur Herbal ๐Ÿ˜Š CV. Griya Annur menggunakan mesin modern berstandart tinggi dan bahan baku berkualitas yang sudah melalui uji lab. Memberi kesempatan bagi anda yang ingin memiliki Produk EXCLUSIVE dengan brand dan design milik kalian sendiri ๐Ÿ˜Š
Beranda » Artikel Terbaru » Dampak Negatif Langsung Tidur Setelah Makan

Dampak Negatif Langsung Tidur Setelah Makan

Diposting pada 3 January 2024 oleh admin | Dilihat: 44 kali

3 Bahaya Tidur Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai Halaman all - Kompas.com

Berhati-hatilah bila Anda punya kebiasaan tidur setelah makan. Perlu Anda ketahui bahwa tubuh perlu waktu mengolah makanan dalam sistem pencernaan. Jika sering dilakukan, kebiasaan ini justru dapat menimbulkan gangguan kesehatan.

Apa bahaya jika Anda biasa tidur setelah makan?

Kebiasaan tidur sehabis makan dapat mengganggu kualitas tidur, memengaruhi berat badan, dan bahkan meningkatkan risiko sejumlah penyakit.

Di bawah ini berbagai masalah kesehatan yang mungkin muncul akibat kebiasaan tidur setelah makan.

1. Heartburn

Heartburn merupakan rasa tak nyaman, nyeri, atau panas pada ulu hati akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Kondisi ini biasanya dialami oleh penderita gangguan lambung seperti penyakit GERD dan orang-orang yang mengalami obesitas.

Ada banyak faktor yang dapat memicu heartburn, salah satunya kebiasaan tidur setelah makan.

Saat Anda berbaring dengan perut yang penuh, asam lambung dapat mengalir kembali ke kerongkongan sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman.

Gejala gangguan pencernaan ini akan lebih sering muncul bila sebelumnya Anda telah memiliki masalah dengan asam lambung. Selain itu, tekanan pada perut akibat berat badan berlebih juga dapat memperparah rasa tak nyaman pada ulu hati.

2. Stroke

Menurut sebuah studi di University of Ioannina Medical School, Yunani, tidur sehabis makan dapat meningkatkan risiko stroke.

Orang yang memiliki jeda paling lama antara waktu makan dan tidur justru berisiko paling rendah untuk mengalami penyakit ini.

Penelitian ini tidak menjelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi, tapi ada teori yang mengatakan bahwa makan mendekati waktu tidur meningkatkan risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan. Hal ini menyebabkan sleep apnea yang berkaitan dengan stroke.

Teori lainnya menyatakan bahwa terjadi perubahan kadar gula darah, kolesterol, serta tekanan darah bila Anda terlelap setelah makan.

Ketiga faktor ini mungkin meningkatkan risiko stroke, tapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan hal ini.

3. Berat badan berlebih

Jika Anda langsung terlelap setelah makan malam, tubuh tidak akan memiliki cukup waktu untuk membakar kalori dalam makanan.

Kalori yang tidak terbakar akhirnya menumpuk dalam tubuh dan berubah menjadi timbunan lemak.

Makan malam mendekati waktu istirahat juga bisa membuat Anda merasa kenyang pada esok harinya. Hal ini dapat memicu keinginan untuk makan dalam jumlah banyak pada siang hari atau makan makanan ringan yang tidak sehat secara berlebihan.

Kebanyakan jenis camilan pada malam hari juga mengandung banyak lemak dan kalori, sebut saja mi instan, gorengan, atau makanan manis.

Jika dibiarkan, kebiasaan makan sebelum waktu tidur dapat mengganggu berat badan ideal Anda.

4. Mengganggu kualitas tidur

Kebiasaan tidur setelah makan bisa memengaruhi kualitas tidur Anda pada malam hari. Misalnya, makanan berat atau berlemak dapat menyebabkan kembung dan sakit perut sehingga membuat Anda harus berganti posisi tidur berulang kali.

Bila Anda makan makanan pedas sebelum tidur, Anda bisa saja mengalami heartburn atau gangguan pencernaan sehingga Anda jadi tidak bisa tidur nyenyak.

Bahkan, Anda mungkin saja harus bolak-balik ke kamar mandi karena rasa panas pada perut.

Makan terlalu banyak sebelum tidur juga bisa menimbulkan gangguan lain, yakni sleep apnea.

Kondisi ini ditandai dengan terhentinya napas selama beberapa saat. Akibatnya, otak tidak mendapatkan pasokan oksigen yang cukup selama Anda terlelap.

Jeda antara waktu makan dan istirahat yang disarankan

Setelah makan malam, tunggulah sedikitnya selama tiga jam sebelum Anda berbaring.

Selama periode ini, makanan yang Anda konsumsi telah melewati proses pencernaan dalam organ lambung dan siap bergerak menuju usus halus.

Produksi asam lambung juga mulai menurun karena lambung telah selesai menggiling makanan.

Meski proses pencernaan belum sepenuhnya selesai, setidaknya lambung kini telah kosong dan makanan hanya perlu melewati proses penyerapan zat gizi.

Dengan begitu, saat Anda berbaring, kemungkinan asam lambung naik ke kerongkongan akan menjadi lebih kecil. Anda tentu akan terhindar dari gangguan pencernaan seperti heartburnย atau insomnia akibat rasa tidak nyaman pada perut.

Bagikan informasi tentang Dampak Negatif Langsung Tidur Setelah Makan kepada teman atau kerabat Anda.

Dampak Negatif Langsung Tidur Setelah Makan | Produsen Obat Herbal

Belum ada komentar untuk Dampak Negatif Langsung Tidur Setelah Makan

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 25%
Honey Maag

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 100.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 100.000
Stok: Tersedia
OFF 35%
Duralove

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 490.000 Rp 750.000
Tersedia
Rp 490.000 Rp 750.000
Stok: Tersedia
OFF 36%
Olive Oil 60ml

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 25.000 Rp 39.000
Tersedia
Rp 25.000 Rp 39.000
Stok: Tersedia
OFF 44%
Madu Subur Kandungan

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 135.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 135.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR