Butuh Bantuan? Customer service Griya Annur siap melayani dan membantu Anda.
Selamat datang diwebsite Griya Annur Herbal 😊 CV. Griya Annur menggunakan mesin modern berstandart tinggi dan bahan baku berkualitas yang sudah melalui uji lab. Memberi kesempatan bagi anda yang ingin memiliki Produk EXCLUSIVE dengan brand dan design milik kalian sendiri 😊
Beranda » Artikel Terbaru » Dampak Sinar UV Bagi Kulit

Dampak Sinar UV Bagi Kulit

Diposting pada 12 August 2022 oleh admin | Dilihat: 192 kali

Bahaya Sinar Ultraviolet Bagi Kesehatan Tubuh Kita

Matahari merupakan sumber utama sinar UV. Pada dasarnya, sinar UV dibutuhkan oleh tubuh untuk memproduksi vitamin D. Vitamin ini berfungsi untuk meningkatkan kekuatan tulang dan gigi, serta membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Meskipun demikian, sinar UV hanya akan bermanfaat bagi tubuh selama diperoleh dalam jumlah yang cukup. Jika berlebihan, sinar UV justru akan merusak jaringan tubuh, bahkan meningkatkan risiko terjadinya penyakit tertentu.

Perlu diketahui, sinar UV sendiri terbagi ke dalam beberapa jenis. Tapi yang paling dikenal, yakni Sinar UV A dan UV B. Sinar UV A memiliki panjang gelombang 100 nanometer (nm) sampai 290 nm. UV B panjang gelombangnya 290 nm sampai 320 nm. Bila makin panjang gelombang sinar UV, memiliki risiko kerusakan yang makin besar pada kulit.

 

Jenis-Jenis Sinar UV dan Dampaknya bagi Kulit

Sinar matahari datang ke Bumi dalam bentuk sinar UV dan sinar infra merah. Sebenarnya ada tiga jenis sinar UV yang datang ke Bumi, yaitu sinar UVA, UVB, dan UVC. Sinar yang paling berbahaya bagi manusia adalah sinar UVC, tapi untungnya, sinar UV ini berhasil diserap oleh atmosfer sehingga tak ada yang sampai ke permukaan Bumi.

Sinar UVA (sering disebut sebagai UV Aging) adalah penyebab terjadinya penuaan di kulit manusia, termasuk kulit wajah. Sinar UV ini memiliki gelombang panjang yang dapat masuk ke lapisan dermis kulit dan radiasinya merusak sel-sel kulit, serat kolagen, dan serat elastin sehingga membuat kulit mengalami penuaan (photo-aging) dengan munculnya garis-garis halus, keriput, dan noda hitam, serta elastisitas kulit yang berkurang. Sinar UVA juga bertanggung jawab atas terbentuknya kanker kulit yang mematikan, yaitu melanoma. Dampak sinar UV ini baru akan muncul setelah paparan sinar UVA dalam jangka waktu panjang.

Sementara itu, sinar UVB (UV Burning) memiliki gelombang yang lebih pendek sehingga radiasinya hanya terjadi di lapisan epidermis kulit. Walaupun demikian, energi sinar UVB lebih intens dari sinar UVA sehingga dalam waktu singkat dapat merusak sel-sel di permukaan kulit. Tanda-tandanya diawali dengan kulit yang tampak kusam, kemerahan, dan akhirnya terbakar sampai mengelupas karena sel-sel kulit yang rusak akhirnya mati. Bahaya sinar UVB lainnya adalah kemampuannya untuk menyebabkan terjadinya beberapa jenis kanker kulit non-melanoma.

 

Bahaya Sinar UV bagi Kesehatan

Sinar UV terbagi menjadi beberapa jenis, tetapi yang paling umum adalah UVA dan UVB. Paparan sinar UVB hanya mampu mencapai lapisan luar kulit (epidermis), sedangkan sinar UVA bisa mencapai hingga lapisan tengah kulit (dermis).

Berikut ini adalah sejumlah masalah kesehatan yang dapat muncul akibat paparan sinar UV :

1. Penuaan Dini & Kulit Menjadi Kusam

Yakin kondisi kulitmu bebas dari tanda penuaan dini? Cek di sini

Terpapar sinar UV matahari secara terus-menerus dalam waktu yang lama memicu kerusakan pada sel kulit, Ladies. Kondisi inilah yang membuat produksi elastin dan kolagen dalam kulit terganggu. Padahal dua protein ini dibutuhkan kulit untuk menjaga struktur, elastisitas, dan juga kekenyalan pada kulit.

Saat produksi elastin dan kolagen terganggu akibat bahaya sinar ultraviolet, kulit pun mengalami penuaan dini yang membuat kamu terlihat lebih tua dari usia sebenarnya. Enggak hanya penampilan, berbagai problem kulit pun bisa dialami lho. Mulai dari garis-garis halus hingga keriput di area kulit.

2. Kulit Terbakar

8 Hal yang Harus Dihindari Saat Kulit Terbakar Matahari

Kulit terbakar (sunburn) adalah dampak yang paling umum terjadi ketika Anda terlalu sering terpapar sinar UV. Kondisi ini dapat membuat kulit tampak kemerahan, serta terasa hangat dan nyeri ketika disentuh. Gejala sunburn umumnya muncul dalam waktu beberapa jam setelah kulit terpapar sinar UV secara berlebihan, tetapi bisa juga 1–2 hari kemudian.

Pada kasus yang parah, sunburn bahkan dapat menimbulkan pembengkakan kulit, kulit melepuh, dan lemas karena dehidrasi. Jika mengalami hal ini, Anda perlu segera mendapatkan pengobatan dari dokter.

 

3. Picu Kanker Kulit

Sering berjemur? Waspadai Penyakit Kanker Kulit, Ketahui Waktu yang Tepat untuk Berjemur

Paparan sinar UV berlebih merupakan salah satu penyebab paling umum dari kanker kulit, terutama jenis kanker karsinoma sel basal dan karsinoma sel skuamosa. Biasanya, sel kanker terbentuk di bagian tubuh yang memang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, leher, dan tangan.

Jika tidak segera ditangani, kanker dapat menyebar ke bagian kulit lain dan bahkan organ dalam tubuh. Meski jarang terjadi, kondisi ini tergolong berbahaya dan dapat mengancam nyawa.

Cara Melindungi Kulit dari Dampak Sinar UV

Untuk mencegah terjadinya gangguan kesehatan akibat paparan sinar UV berlebih, kamu bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

1. Gunakan krim tabir surya secara rutin

Agar kulit terlindungi dari paparan sinar UVA dan UVB, gunakan selalu tabir surya dengan SPF 30 setidaknya 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Jangan lupa oleskan kembali tabir surya secara rutin setelah 1 jam pemakaian.

Agar lebih aman, pemakaian tabir surya, baik itu sunscreen atau sunblock juga perlu dilakukan meski kamu sedang berada di dalam ruangan. kamu juga perlu menggunakan sunblock secara merata di berbagai bagian tubuh, termasuk wajah, leher, telinga, mata, bibir, dan punggung.

2. Kenakan pakaian yang tertutup

Selain menggunakan tabir surya, kamu juga dapat mengenakan pakaian yang tertutup untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung. Kenakan pakaian lengan panjang, celana panjang, dan topi dengan tepian yang lebar.

3. Hindari paparan sinar matahari pada waktu tertentu

Sebisa mungkin, hindari terlalu lama beraktivitas di luar rumah pada pukul 10 pagi hingga pukul 2 siang, karena radiasi sinar UV sedang tinggi-tingginya.

4. Gunakan kacamata hitam

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, sinar matahari tidak hanya dapat membahayakan kulit, tetapi juga mata. Oleh karena itu, gunakan kacamata hitam atau kacamata anti radiasi yang mampu memberikan perlindungan terhadap sinar UV saat Anda beraktivitas di luar ruangan.

Meski sinar UV dapat memberikan efek buruk bagi kesehatan, bukan berarti kamu harus menghindarinya sama sekali. Sinar UV juga memiliki manfaat bagi kesehatan, asalkan paparannya tidak terlalu lama atau pada jam yang aman, yaitu sekitar jam 7–9 pagi.

Apabila kamu sering beraktivitas di bawah terik matahari dan mengalami masalah kulit atau gangguan kesehatan lainnya akibat paparan sinar UV yang berlebihan, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

Bagikan informasi tentang Dampak Sinar UV Bagi Kulit kepada teman atau kerabat Anda.

Dampak Sinar UV Bagi Kulit | Produsen Obat Herbal

Belum ada komentar untuk Dampak Sinar UV Bagi Kulit

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 39%
Garlic Sauda

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 55.000 Rp 90.000
Tersedia
Rp 55.000 Rp 90.000
Stok: Tersedia
OFF 50%
Kapsul Cacing Lumbrifit

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 50.000 Rp 100.000
Tersedia
Rp 50.000 Rp 100.000
Stok: Tersedia
OFF 35%
Maagoff

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 65.000 Rp 100.000
Tersedia
Rp 65.000 Rp 100.000
Stok: Tersedia
OFF 47%
Madu Qusthul Hindi Habbazait

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 79.000 Rp 150.000
Tersedia
Rp 79.000 Rp 150.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR