Butuh Bantuan? Customer service Griya Annur siap melayani dan membantu Anda.
Selamat datang diwebsite Griya Annur Herbal 😊 CV. Griya Annur menggunakan mesin modern berstandart tinggi dan bahan baku berkualitas yang sudah melalui uji lab. Memberi kesempatan bagi anda yang ingin memiliki Produk EXCLUSIVE dengan brand dan design milik kalian sendiri 😊
Beranda » Artikel Terbaru » Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Mental

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Mental

Diposting pada 25 April 2022 oleh admin | Dilihat: 8 kali

Para ahli berpendapat bahwa puasa juga dapat memperbaiki fungsi otak. Disebutkan bahwa berpuasa merangsang pelepasan BDNF (brain-derived neurothropic factor) di otak. Pelepasan senyawa ini diketahui berfungsi untuk meningkatkan fungsi kerja otak dan memproduksi lebih banyak sel-sel. Selain itu, BDNF juga dapat melindungi sel-sel otak serta mengurangi depresi, serta risiko demensia atau pikun.

Bagi kesehatan mental, berpuasa juga turut memberikan manfaat. Sebuah studi mengungkapkan bahwa saat puasa tubuh dapat memproduksi banyak endorfin yaitu hormon yang membuat bahagia. Peningkatan hormon ini pun kemudian dapat meningkatkan mood bahagia, mencegah depresi dan meringankan masalah kecemasan.

Yuk mulai teratur berpuasa dan jangan lupa memilih menu makanan serta minuman yang lebih sehat, ini supaya manfaat puasa bagi kesehatan pun bisa lebih maksimal.

Aktivitas yang berubah ketika puasa ramadhan

Ramadan adalah bulan yang paling ditunggu oleh umat muslim di berbagai belahan dunia. Pada bulan suci ini, umat muslim menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, tidak makan dan minum mulai dari waktu ibadah subuh hingga magrib.

Berpuasa di bulan Ramadan jika dijalankan secara benar tidak hanya akan memberikan nilai ibadah bagi yang menjalankan, tapi juga ada manfaatnya lho bagi kesehatan. Baik secara kesehatan fisik maupun mental, berpuasa melatih Mama untuk bisa lebih sabar dan menahan segala macam godaan yang ada. Termasuk godaan untuk makan, minum, bahkan untuk marah-marah.

Ketika menjalankan puasa, hal yang biasa kita tahu adalah menahan lapar dan haus dalam waktu tertentu. Namun, dalam menjalankan puasa tidak hanya sebatas itu, salah satunya ketika berpuasa kita tidak diperkenankan berkata yang kurang baik seperti mengumpat atau memaki. Ketika keadaan normal kita bisa makan 3 kali sehari bahkan lebih. Sedangkan, ketika berpuasa kita memiliki beberapa batasan yang telah diatur. Maka dari itu, perubahan aktivitas seperti itu bisa berpengaruh pada tubuh kita.

Manfaat Puasa bagi Kesehatan Mental

Jika berbicara mengenai kesehatan fisik, tifak bisa jauh dari kesehatan mental juga. Keduanya saling berhubungan dan tidak dapat dipisahkan.  Dalam hal ini, puasa juga punya manfaat untuk kesehatan mental. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa puasa dapat meningkatkan kesehatan mental secara keseluruhan. Kita bahas satu-satu, yuk !

1. Puasa dapat menurunkan tingkat stress

Melansir laman Universitas Gadjah Mada “Discovering the Advantages of Fasting for Mental Health”, ternyata puasa membantu menghilangkan stres. Menurut Psikiater yang juga Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Psikiatri FK KMK UGM, puasa memiliki efek langsung dalam menghilangkan stres.

Selain itu, berpuasa di bulan Ramadan juga mendorong kamu untuk menahan hawa nafsu lainnya, menjadi lebih bersabar dan tenang. Semua itu adalah hal-hal positif yang dapat membantu kamu terhindar dari stres.

Ketika puasa, seseorang tanpa sadar memperbaiki pola makan. Misalnya, agar kuat berpuasa maka ketika pagi harus sahur terlebih dahulu. Pola makan baik akan menjaga hormon kortisol. Hormon kortisol tersebut bisa mengurangi stres.

Selain itu tubuh juga lebih banyak memproduksi hormon endorphin. Hormon endorphin juga berpengaruh dalam mengurangi stress. Tak hanya itu, terdapat hormon lainnya seperti serotonin, NGF, dan BDNF yang membantu membuat mood baik.

Menurutnya, saat berpuasa orang cenderung membuat jadwal makan yang lebih baik. Konsumsi makanan yang diatur juga memengaruhi cara berpikir menjadi lebih teratur. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa menurunkan tingkat makan, termasuk sejumlah karbohidrat, lemak, selama beberapa minggu, dapat meningkatkan kemampuan berpikir. Nah menurut pakar di atas, jika kita berpikir dengan baik, emosi kita akan terkontrol dengan lebih baik. Nah, hal inilah yang dapat membantu mengurangi stres.

Di samping itu, puasa juga dapat menstabilkan hormon kortisol (hormon yang berhubungan dengan stres) yang diproduksi oleh kelenjar adrenal. Sederhananya, hal ini dapat menurunkan tingkat stres dalam pikiran.

 

2. Puasa Dapat Meningkatkan Rasa Simpati

Menjalankan ibadah puasa artinya umat muslim tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman setelah waktu sahur hingga waktu berbuka. Ketika kamu menahan haus dan lapar selama satu hari, maka secara tidak langsung meningkatkan simpati seseorang pada orang lain yang kekurangan makanan.

Dilansir dari Psychology Today, simpati adalah salah satu perasaan peduli terhadap orang lain sehingga membuat orang lain merasa lebih baik atau bahagia. Dengan begitu, menjalankan ibadah puasa akan membuat kamu lebih mudah untuk berbagi pada orang lain yang berkekurangan.

3. Self-Control atau Kontrol Diri yang Baik

Berpuasa bukan hanya menahan lapar dan haus saja. Ada beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan. Misalnya berkata kasar, marah, berbohong, merokok, bahkan sampai berhubungan seksual. Semua aktivitas kita sebenarnya berada penuh dalam kontrol kita. Kita sebenarnya bisa memilih untuk melakukannya atau tidak. Konsep reward dan punishment bisa mengambil peran dalam memutuskan sesuatu.

Kalau melakukan hal yang tida diperbolehkan saat puasa tersebut, bisa jadi terdapat punishment atau dapat menghilangkan pahala puasa. Punishment tersebut bisa membuat seseorang berpikir dua kali untuk melakukan pantangan puasa tersebut.

Orang yang berhasil tidak melakukan pantangan puasa tersebut mendapatkan reward. Salah satunya adalah mendapat pahala yang berlipat ganda. Orang yang bisa mengendalikan diri untuk mematuhi “aturan” puasa berarti dia mampu memiliki self-control yang baik pula.

 

4. Meningkatkan kemampuan memori

Dilansir dari Web MD, puasa selama bulan Ramadhan dapat melatih fungsi mental, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir. Pasalnya, saat berpuasa energi yang biasanya digunakan untuk mencerna makanan akan digunakan oleh otak. Di hari pertama, efek ini tidak bisa alnsgung dirasakan. Sebaliknya, efek ini akan mulai terasa setelah seseorang melakukan puasa dalam kurun waktu tertentu. Ketika seseorang berpuasa, otak akan mendapat akses aliran darah yang lebih bersih sehingga menghasilkan pikiran yang lebih jernih, memori yang lebih baik, dan mengingkatkan ketajaman indera seseorang. Memutuskan untuk berpuasa sama halnya melatih kekuatan mental dan kemampuan untuk menolak kepuasan yang bersifat jangka pendek. Hal ini sesuai dengan makna kata puasa yang berasal dari bahasa Arab, artinya menahan diri.

5. Meningkatkan Produksi Hormon Baik

Beberapa hormon sangat berdampak terhadap pertumbuhan, metabolisme, penurunan berat badan dan kekuatan otot.

Hormon pertumbuhan (human growth hormone/HGH) merupakan sejenis hormon protein penting untuk mendukung kesehatan Anda. Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa berpuasa secara alami bisa meningkatkan kadar hormon pertumbuhan tersebut.

Sebuah studi yang mengamati 11 orang dewasa sehat menunjukkan bahwa berpuasa selama 24 jam secara signifikan meningkatkan kadar HGH. Sementara itu, penelitian lainnya yang mengamati sembilan pria menemukan bahwa berpuasa selama dua hari dapat meningkatkan hingga lima kali lipat produksi HGH.

Puasa juga bisa membantu Anda mempertahankan kadar gula di dalam darah serta hormon insulin yang lebih stabil sepanjang hari. Hal inilah yang selanjutnya dapat mengoptimalkan HGH. Beberapa penelitian menemukan, mempertahankan peningkatan kadar insulin justru bisa mengurangi kadar HGH.

Nah, setelah melihat berbagai manfaat puasa di atas, kini bisa kita simpulkan bahwa anggapan puasa baik untuk kesehatan mental memang bukan mitos belaka. Agar manfaatnya bisa kamu rasakan secara maksimal, kamu harus menjalankan puasa dengan tepat dan disiplin.

 

Bagikan informasi tentang Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Mental kepada teman atau kerabat Anda.

Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Mental | Produsen Obat Herbal

Belum ada komentar untuk Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Mental

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published.

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 50%
Madu Focus

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 150.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 150.000
Stok: Tersedia
OFF 40%
Madu Jawara

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 59.900 Rp 100.000
Tersedia
Rp 59.900 Rp 100.000
Stok: Tersedia
OFF 44%
Madu Subur Kandungan

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 135.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 135.000
Stok: Tersedia
OFF 92%
Madu Raja Hitam Pahit

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 125.000 Rp 1.580.000
Tersedia
Rp 125.000 Rp 1.580.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR