Butuh Bantuan? Customer service Griya Annur siap melayani dan membantu Anda.
Selamat datang diwebsite Griya Annur Herbal 😊 CV. Griya Annur menggunakan mesin modern berstandart tinggi dan bahan baku berkualitas yang sudah melalui uji lab. Memberi kesempatan bagi anda yang ingin memiliki Produk EXCLUSIVE dengan brand dan design milik kalian sendiri 😊
Beranda » Artikel Terbaru » Obat Sakit Gigi Yang Ampuh Untuk Anda

Obat Sakit Gigi Yang Ampuh Untuk Anda

Diposting pada 28 March 2022 oleh admin | Dilihat: 18 kali

Rasa tidak nyaman yang timbul akibat sakit gigi dapat diatasi dengan obat sakit gigi. Obat sakit gigi pun terdiri dari obat yang dapat ditemukan di apotek dan obat antibiotik yang perlu memperoleh resep dari dokter.

Kebanyakan obat sakit gigi bisa Anda beli di apotek terdekat tanpa perlu menebus resep dokter. Namun, sebaiknya tetap konsultasi dulu ke dokter gigi untuk mencari obat mana yang paling pas untuk Anda.

Pilihan obat sakit gigi yang dapat ditemui di apotek sebagai berikut:

1. Naproxen

Naproxen adalah obat pereda nyeri yang juga sering digunakan untuk mengobati sakit gigi. Obat sakit gigi ini tersedia dalam bentuk tablet dengan dosis 220 mg. Contoh merek obat naproxen adalah Xenifar.

Dosis obat sakit gigi naproxen sebagai berikut..

  • Orang dewasa: 550 mg naproxen sodium diminum sekali, diikuti oleh 550 mg naproxen sodium setiap 12 jam, atau 275 mg (naproxen sodium)/250 mg (naproxen) setiap 6-8 jam sesuai kebutuhan.
  • Anak-anak yang lebih dari 2 tahun: 2,5-10 mg/kg/dosis. Dosis harian maksimum adalah 10 mg/kg, diberikan setiap 8 sampai 12 jam.

Namun, Anda harus mewaspadai efek samping dari obat ini. Beberapa efek samping umum yang sering kali terjadi jika meminum obat ini adalah sakit perut, mulas ringan, diare, sembelit, perut kembung, sakit kepala, kulit gatal dan memerah, serta penglihatan kabur.

2. Benzocaine

Sebenarnya benzocaine adalah obat anestesi lokal yang cara kerjanya adalah dengan memblokir sinyal saraf di tubuh Anda. Ada pula benzocaine topikal yang bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit atau ketidaknyamanan sehingga kulit atau permukaan di dalam mulut jadi mati rasa.

Efek samping yang mungkin timbul akibat obat benzocaine antara lain:

  • Bibir, kuku, dan telapak tangan berubah warna menjadi kebiruan
  • Urine berwarna gelap
  • Susah bernapas
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Demam tinggi
  • Mual
  • Kulit pucat
  • Detak jantung cepat
  • Sakit tenggorokan
  • Luka yang tidak biasa
  • Rasa lelah yang tidak biasa
  • Muntah
  • Kondisi semakin parah, terjadi iritasi, pembengkakan, atau area mulut berubah kemerahan

Tidak semua orang mengalami efek samping seperti yang disebutkan di atas. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, sebelum menggunakan jenis obat yang satu ini.

3. Hidrogen peroksida 3%

Hidrogen peroksida adalah antiseptik cair yang sering dijadikan obat kumur untuk membunuh bakteri serta kuman penyebab terjadinya masalah gigi dan gusi termasuk sariawan juga radang gusi.

Cukup larutkan hidrogen peroksida dengan air lalu kumur-kumur selama 30 detik. Setelahnya segera buang dan kumur lagi dengan air bersih. Ingat, cairan hidrogen peroksida harus dilarutkan dulu karena bentuk murninya bisa melukai mulut dan gusi.

4. Paracetamol

Paracetamol termasuk obat golongan NSAID (Obat antiinflamasi nonsteroid). Mengutip hasil studi jurnal Annals of Maxillofacial Surgery, obat ini juga bisa membantu meredakan sakit gigi terutama untuk rasa nyeri yang terjadi setelah cabut gigi.

Paracetamol bekerja dengan menghambat produksi prostaglandin di otak sehingga mampu menghentikan rasa sakit. Paracetamol juga dapat menurunkan demam dan meringankan sakit kepala yang sering muncul akibat sakit gigi.

Obat ini tersedia di Indonesia dalam berbagai merek seperti Panadol, Biogesic, Sumagesic, Bodrex, dan sebagainya.

Dosis paracetamol untuk mengobati sakit gigi, antara lain.

  • Orang dewasa: 1000 mg tiap 6-8 jam atau 2 tablet 500 mg diminum tiap 4-6 jam.
  • Anak yang berusia 12 atau lebih: 325-650 mg tiap 4-6 jam atau 1000 mg 3-4 kali sehari. Dosis maksimal harian: 4000 mg/hari
  • Anak berusia lebih dari 6 bulan hingga 12 tahun: 10-15 mg/kg/ dosis tiap 4-6 jam saat diperlukan dan jangan melebihi 5 dosis dalam 24 jam. Total dosis maksimal harian: 75 mg/kg/hari tidak melebihi 3750 mg/hari.

Berikut obat sakit gigi yang aman untuk ibu hamil:

1. Paracetamol

Hampir sama dengan obat lain yang diminum selama masa kehamilan, konsumsi lah paracetamol dengan dosis paling rendah dan hanya dalam waktu yang singkat.

2. Antibiotik

Antibiotik bisa menjadi obat sakit gigi yang aman untuk diminum ibu hamil. Sebab, obat jenis ini merupakan hal umum yang diberikan dokter selama masa kehamilan. Berikut beberapa jenis antibiotik yang tergolong aman sebagai obat sakit gigi untuk ibu hamil, seperti:

  • Penisilin
  • Eritromisin
  • Klindamisin

Jika sudah diresepkan antibiotik, minum sampai habis sesuai aturan dosis dan jangka waktu yang ditetapkan dokter. Jangan menambahkan, mengurangi, menghentikan, atau memperlama dosis tanpa sepengetahuan dokter.

Jika minum obat sakit gigi biasa tidak ampuh, Anda mungkin bisa mencoba antibiotik untuk mengobati sakit gigi. Namun, antibiotik hanya akan diresepkan dokter jika sakit gigi Anda disebabkan oleh infeksi. Tanda-tanda infeksi pada gigi adalah gusi yang bengkak meradang dan muncul kantong nanah (abses gigi).

Antibiotik berfungsi mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Secara umum antibiotik bekerja melawan, memperlambat, dan membunuh pertumbuhan bakteri jahat di dalam tubuh.

Obat ini terbagi menjadi beberapa golongan yang memiliki cara kerja berbeda untuk melawan bakteri penyebab infeksi. Apa saja pilihan antibiotik untuk sakit gigi yang umum diresepkan dokter?

1. Amoxicillin

Salah satu antibiotik yang paling sering diresepkan untuk mengobati sakit atau infeksi gigi adalah amoxicillin. Amoxicillin termasuk dalam kelompok penisilin. Obat ini bekerja membunuh bakteri penyebab infeksi dalam tubuh atau mencegah pertumbuhannya.

Sebelum minum obat ini, beritahu dokter bila Anda punya alergi terhadap antibiotik jenis penisilin atau obat jenis lain.

2. Metronidazol

Metronidazole tergolong dalam kelas antibiotik nitroimidazole yang diresepkan untuk golongan bakteri tertentu. Obat ini terkadang diberikan dengan antibiotik golongan penisilin untuk mengatasi sakit gigi.

Antibiotik untuk sakit gigi ini akan bekerja optimal bila digunakan teratur sesuai anjuran dokter. Oleh sebab itu, minum obat ini di waktu yang sama setiap hari.

Bila Anda merasa mual, Anda bisa minum obat ini bersama dengan makanan atau segelas susu. Jangan minum alkohol selama mengonsumsi metronidazol karena dapat menyebabkan masalah pada lambung.

3. Erythromycin

Erythromycin (eritromisin) dapat diresepkan dokter bila Anda memiliki alergi terhadap antibiotik golongan penisilin. Obat ini masuk dalam golongan antibiotik makrolida.

Sama seperti obat antibiotik untuk sakit gigi lainnya, eritromisin bekerja melawan dan menghentikan pertumbuhan bakteri dalam mulut penyebab sakit gigi.

Obat ini sebaiknya diminum sebelum makan karena akan lebih mudah diserap ketika lambung dalam keadaan kosong.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut US Food and Drugs Administration (FDA) atau setara dengan Badan POM di Indonesia. Kategori B ini menunjukan obat ini tidak berisiko pada beberapa penelitian terhadap ibu hamil.

Namun, jangan ragu berkonsultasi ke dokter untuk memastikan keamanan minum obat ini jika Anda sedang hamil atau menyusui.

4. Clindamycin

Bila antibiotik golongan penisilin atau eritromisin tidak ampuh untuk mengobati sakit gigi Anda, dokter dapat meresepkan clindamycin.

Clindamycin adalah obat yang masuk golongan antibiotik lincomycin. Obat ini sering digunakan untuk mengobati jerawat. Namun, dokter juga dapat meresepkan obat ini untuk mengatasi sakit gigi. Obat ini tersedia dalam banyak bentuk, seperti kapsul, sirup, gel, dan lotion.

Minum obat ini dengan sendok takar yang tersedia dalam boks kemasan bila dokter meresepkan obat ini dalam bentuk sirup. Hindari pakai sendok makan biasa untuk minum obat ini, ya!

Hentikan penggunaan obat ini dan segera periksa ke dokter bila Anda mengalami efek samping yang serius seperti diare berdarah, mata atau kulit menguning, kesulitan buang air kecil, dan reaksi alergi yang parah.

5. Azithromycin

Jenis antibiotik untuk sakit gigi yang satu ini mempunyai cara kerja yang dapat melawan berbagai macam bakteri sekaligus menghentikan pertumbuhannya. Azithromycin mungkin efektif untuk mengobati beberapa infeksi gigi.

Namun, biasanya dokter akan memberikan resep obat jenis ini ketika Anda mempunyai alergi pada antibiotik jenis penisilin serta klindamisin. Dosis dari setiap azithromycin adalah 500 mg setiap 24 jam dan harus dikonsumsi selama 3 hari berturut-turut.

 

Bagikan informasi tentang Obat Sakit Gigi Yang Ampuh Untuk Anda kepada teman atau kerabat Anda.

Obat Sakit Gigi Yang Ampuh Untuk Anda | Produsen Obat Herbal

Belum ada komentar untuk Obat Sakit Gigi Yang Ampuh Untuk Anda

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published.

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 35%
Garlic Zaitun

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 55.000 Rp 85.000
Tersedia
Rp 55.000 Rp 85.000
Stok: Tersedia
OFF 30%
Mangosta

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 70.000 Rp 100.000
Tersedia
Rp 70.000 Rp 100.000
Stok: Tersedia
OFF 44%
Madu Subur Kandungan

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 135.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 135.000
Stok: Tersedia
OFF 35%
Herbal Lancar BAK

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 65.000 Rp 100.000
Tersedia
Rp 65.000 Rp 100.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR