Butuh Bantuan? Customer service Griya Annur siap melayani dan membantu Anda.
Selamat datang diwebsite Griya Annur Herbal 😊 CV. Griya Annur menggunakan mesin modern berstandart tinggi dan bahan baku berkualitas yang sudah melalui uji lab. Memberi kesempatan bagi anda yang ingin memiliki Produk EXCLUSIVE dengan brand dan design milik kalian sendiri 😊
Beranda » Artikel Terbaru » Panduan Menjalani Puasa Saat Terkena Maag

Panduan Menjalani Puasa Saat Terkena Maag

Diposting pada 18 April 2022 oleh admin | Dilihat: 14 kali

Maag saat puasa memang rasanya bisa menjadi suatu halangan ibadah di bulan Ramadan ini. Gejala maag yang ditandai dengan perut nyeri, mual, kembung, dada rasanya perih, memang bisa menjadi alasan Anda batal untuk berbuka puasa.

Namun, sebetulnya maag bukan menjadi penghalang yang cukup berarti untuk memaksimalkan ibadah selama hari-hari puasa Anda berlangsung. Dengan panduan ini, Anda bisa menjalani puasa tanpa khawatir maag akan menyerang.

Pentingnya berhati-hati dalam menjalani puasa saat terkena maag

Puasa memang mengubah kebiasaan makan Anda yang biasanya dilakukan pagi dan siang hari menjadi malam hari.

Maka dari itu, tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi kembali dari jadwal kerja yang biasanya terhadap pola makan yang baru.

Perubahan ini rentan menyebabkan peningkatan asam lambung saat perut kosong. Hal ini tentunya dapat berdampak pada orang-orang yang memiliki penyakit maag.

Meski memang puasa bisa memperbaiki gejala yang ada, hal ini belum tentu berlaku untuk pasien dengan maag yang sudah kronis.

Itu sebabnya, ada baiknya Anda yang termasuk dalam kelompok ini berkonsultasi kepada dokter sebelum menjalani puasa.

Panduan bagi yang memiliki maag saat puasa

1. Usahakan selalu sahur

Maag umumnya bisa dicegah jika Anda selalu mengusahakan sahur setiap akan puasa, jangan biasakan puasa tanpa sahur.

Mungkin Anda bisa satu atau dua kali tidak sahur karena berbagai alasan. Namun, jika hal ini berlangsung terus-menerus, Anda meningkatkan risiko kekambuhan maag.

Maag Anda bisa kambuh di jam-jam puasa terutama saat siang hari dari pukul 10 pagi hingga pukul 12 siang. Untuk menyiasatinya, Anda bisa makan pada waktu mendekati imsak.

Saat sahur, sebaiknya konsumsilah karbohidrat atau makanan yang lambat dicerna saat sahur. Pemilihan makanan penting agar Anda tidak mudah lapar dan lemas di siang hari.

Selain nasi, makanan berkarbohidrat lainnya yang juga bisa Anda konsumsi adalah kurma dan pisang.

2. Berbuka tepat waktu

Kesibukan Anda dalam bekerja ataupun kemacetan parah saat Anda menuju pulang, terkadang menjadi alasan Anda untuk menunda buka puasa.

Berbuka puasa tepat waktu sangat penting untuk mencegah maag Anda kambuh, jangan membiasakan menunda-nunda waktu berbuka puasa.

Hindari minuman berbuka puasa yang mengandung kafein. Buatlah jadwal makan yang baru selama bulan puasa ini.

Selain itu, jangan makan dengan porsi yang terlalu banyak dalam satu waktu, sebab kebiasaan ini akan membuat organ lambung kesulitan dan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memecah makanan.

Jika Anda sebelumnya makan tiga kali sehari, Anda bisa mengubahnya menjadi empat atau lima kali dari waktu berbuka puasa hingga waktu imsak dengan porsi masing-masing yang lebih sedikit.

Hal ini bertujuan agar Anda tidak kekenyangan.

3. Konsumsi makanan yang kaya serat saat sahur

Pastikan saat sahur, Anda mengonsumsi makanan yang kaya akan serat. Serat banyak ditemukan pada buah, sayur, kacang-kacangan, beras, agar-agar, dan gandum.

Makanan yang kaya akan serat biasanya mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat jenis ini membutuhkan waktu yang lambat untuk diserap ke dalam sistem tubuh.

Makanan kaya serat ini dapat memperlambat pengosongan lambung. Mengapa hal ini penting?

Karena jika lambung penderita maag kosong, asam lambung Anda dapat mengiritasi dinding lambung dan mengakibatkan rasa perih. Hal ini dapat meningkatkan risiko maag kambuh saat puasa.

4. Menghindari makanan pemicu maag

Saat sahur dan berbuka puasa, Anda harus menghindari makanan yang dapat membuat asam lambung naik.

Hindari makanan berlemak, karena makanan yang banyak mengandung lemak dapat meningkatkan peradangan pada selaput lambung.

Para dokter di University of Maryland Medical Center merekomendasikan agar pasien dengan gastritis (maag) menghindari makanan olahan yang mengandung gula (selain lemak trans).

Mi dan pasta merupakan contoh makanan olahan yang bisa mengiritasi selaput lambung. Makanan pedas semacam cabai rawit, mustard, dan saus sambal yang juga dapat memperburuk gejala gastritis.

Jangan makan makanan yang digoreng atau yang tinggi kandungan lemaknya bila Anda tidak ingin maag kambuh saat puasa. Masaklah makanan dengan cara dipanggang, direbus, atau dikukus.

Bila Anda masih memiliki pertanyaan atau kekhawatiran seputar menjalani puasa saat maag, konsultasikanlah kepada dokter untuk mendapatkan solusinya.

Pilihan Menu Sahur untuk Penderita Maag yang Sehat dan Mudah Dibuat

Sakit maag seharusnya tidak menjadi halangan bagi Anda beribadah puasa di bulan Ramadan. Pasalnya, jika Anda bijak dalam memerhatikan asupan makanan saat sahur, maka Anda bisa mencegah serangan maag selama puasa. Nah, jika Anda termasuk yang bingung apa saja menu sahur untuk penderita maag yang aman dikonsumsi, ulasan berikut mungkin bisa membantu.

Aturan makan buat orang maag

Maag adalah serangkaian gejala yang membuat penderitanya mengalami kondisi seperti rasa tidak nyaman pada perut bagian atas serta sensasi terbakar pada bagian dada.

Kondisi ini terbilang umum, dan bisa dialami oleh siapa saja.

Jika Anda memiliki riwayat penyakit asam lambung, seperti maag, mengubah pola makan menjadi lebih sehat merupakan salah satu cara efektif untuk mencegah kekambuhan serangan maag selama puasa.

Selain menerapkan pola makan sehat, Anda juga disarankan untuk mengubah cara makan Anda.

Pasalnya, apa yang Anda makan dan bagaimana cara Anda mengonsumsinya akan memengaruhi bagaimana tubuh bekerja.

Dengan memilih asupan makanan yang tepat saat sahur, Anda secara tidak langsung telah membantu meringankan beban kerja saluran pencernaan.

Bahkan, hal tersebut juga membantu menetralisir kelebihan asam lambung, sehingga serangan maag selama puasa pun bisa dicegah.

Berikut ini aturan makan untuk orang yang sakit maag supaya bisa dapat berpuasa dengan nyaman selama Ramadan.

  • Hindari makanan yang dapat memicu asam lambung naik, seperti makanan asam, pedas, keras, berlemak tinggi, serta terlalu panas atau dingin.
  • Olahan menu sahur untuk penderita maag idealnya yang direbus, dikukus, ditumis, atau dipanggang. Hindari makanan yang digoreng.
  • Menu sahur untuk penderita maag harus mengandung nutrisi seimbang, meliputi karbohidrat, protein, serat, lemak baik, dan kaya akan kandungan vitamin serta mineral.
  • Kunyalah makanan yang Anda makan sampai benar-benar lunak.
  • Makan dalam porsi yang secukupnya, tidak berlebihan.
  • Hindari minuman bersoda, alkohol, dan berbagai minuman yang mengandung kafein.
  • Jangan langsung tidur setelah makan sahur. Anda setidaknya harus menunggu sekitar dua jam.
  • Jika Anda diresepkan obat oleh dokter, jangan lupa untuk mengonsuminya saat sahur.

Menu sahur untuk penderita maag

Berikut pilihan menu sahur untuk penderita maag yang bisa Anda coba terapkan di rumah.

1. Nasi tim ayam

Nasi tim ayam masuk dalam daftar menu sahur untuk penderita maag yang bisa Anda coba.

Pasalnya, nasi tim cenderung memiliki tekstur yang lunak, sehingga memudahkan lambung untuk mencernanya.

Anda bisa menambahkan lauk seperti pepes tahu sebagai sumber protein nabati. Sementara serat bisa Anda dapatkan dari tumis buncis bawang putih atau setup brokoli.

Jangan lupa, penuhi asupan cairan Anda dengan minum air putih setelah makan.

2. Oatmeal

Selain nasi tim, menu sahur penderita maag yang baik untuk dikonsumsi adalah oatmeal.

Pasalnya, oatmeal merupakan salah satu makanan yang tinggi serat sehingga membuat Anda bisa kenyang lebih lama.

Kandungan serat yang tinggi ini juga mempermudah lambung untuk mencerna makanan yang Anda konsumsi.

Mengingat oatmeal memiliki citarasa yang cenderung tawar, Anda bisa menambahkan sejumput kayu manis (cinnamon) sebagai penambah rasa.

Anda juga bisa menambahkan potongan pisang, kismis, yogurt plain, atau biji chia supaya semakin menggugah nafsu makan Anda ketika sahur.

3. Sandwich roti gandum

Tak punya cukup waktu untuk masak makanan sahur? Membuat sandwich dari roti gandum bisa jadi pilihan terbaik.

Ya, makanan berbahan dasar roti gandum yang diisi dengan berbagai macam toping ini sering dijadikan menu andalan untuk sahur karena mudah dibuat.

Selain praktis, menu sahur untuk penderita maag ini juga tinggi serat, sehingga bisa membuat Anda kenyang lebih lama meski sedang puasa seharian.

Isi sandwich Anda dengan irisan telur orak-arik, daging asap, tomat, dan daun selada.

Bagikan informasi tentang Panduan Menjalani Puasa Saat Terkena Maag kepada teman atau kerabat Anda.

Panduan Menjalani Puasa Saat Terkena Maag | Produsen Obat Herbal

Belum ada komentar untuk Panduan Menjalani Puasa Saat Terkena Maag

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published.

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 35%
Vcos 350ml

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 98.000 Rp 150.000
Tersedia
Rp 98.000 Rp 150.000
Stok: Tersedia
OFF 35%
Kapsul Kunyit Putih Bio Griya Annur

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 65.000 Rp 100.000
Tersedia
Rp 65.000 Rp 100.000
Stok: Tersedia
OFF 35%
Garlic Zaitun

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 55.000 Rp 85.000
Tersedia
Rp 55.000 Rp 85.000
Stok: Tersedia
OFF 44%
Madu Subur Kandungan

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 135.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 135.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR