Butuh Bantuan? Customer service Griya Annur siap melayani dan membantu Anda.
Selamat datang diwebsite Griya Annur Herbal ­čśŐ CV. Griya Annur menggunakan mesin modern berstandart tinggi dan bahan baku berkualitas yang sudah melalui uji lab. Memberi kesempatan bagi anda yang ingin memiliki Produk EXCLUSIVE dengan brand dan design milik kalian sendiri ­čśŐ
Beranda » Artikel Terbaru » Seberapa Cepat Bisa Hamil Lagi Setelah Melahirkan?

Seberapa Cepat Bisa Hamil Lagi Setelah Melahirkan?

Diposting pada 16 August 2022 oleh admin | Dilihat: 158 kali

Seberapa cepat Anda bisa hamil lagi setelah melahirkan? Pertanyaan itu biasanya menghinggapi para ibu yang ingin secepatnya hamil lagi setelah melahirkan normal.

Biasanya seorang ibu akan melalui siklus postpartum pertama yang berlangsung 4-24 minggu setelah bayi lahir. Namun, apakah setelah melewati siklus itu bisa hamil langsung? Yuk, ketahui penjelasannya di bawah ini.

Hamil setelah melahirkan, seberapa cepat?

Seberapa Cepat Bisa Hamil Lagi Setelah Melahirkan?

Pasangan suami istri yang kembali merencanakan kehamilan, seorang ibu perlu mengetahui kapan rahimnya sudah berovulasi. Setelah melahirkan secara normal, rahim membutuhkan waktu untuk membersihkan diri serta menyiapkan ruang untuk memproduksi dan melepas sel telur yang matang untuk dibuahi.

Untuk mencapai masa ovulasi, rahim membutuhkan waktu selama enam minggu setelah melahirkan. Namun, setiap perempuan memiliki waktu yang berbeda untuk berovulasi. Agak sulit memang mengetahui waktu yang tepat apakah seorang ibu sudah berovulasi.

Menstruasi pertama yang datang pascamelahirkan, menjadi tanda seorang ibu sudah bisa berovulasi dan bisa kembali hamil. Proses pembuahan sel telur, didukung melalui hubungan intim pasangan suami istri.

Dokter kandungan biasanya menyarankan pasangan suami istri dapat berhubungan intim setelah minggu keempat hingga minggu keenam setelah melahirkan normal.

Namun, belum tentu ibu dapat kembali hamil setelah melakukan hubungan intim sesuai waktu yang direkomendasikan dokter kandungan. Ada ibu yang dapat hamil sebelum masa menstruasi pertama tiba, ada ibu yang bisa kembali hamil berbulan-bulan kemudian setelah menstruasi pertama.

Peluang kehamilan seorang ibu terkait erat dengan kesuburannya. Ada beragam hal yang memengaruhi faktor kesuburan ibu untuk kembali hamil lagi.

Faktor pemberian ASI juga menentukan Anda bisa hamil lagi

Salah satu faktor yang mempengaruhi ovulasi setelah melahirkan adalah pemberian ASI eksklusif. Menyusui bayi dapat memperlambat datangnya siklus menstruasi. Memberikan ASI eksklusif kepada bayi merupakan metode amenore laktasi, kontrasepsi alami untuk mencegah kehamilan berikutnya dalam waktu dekat.

Selain faktor menyusui, peluang kehamilan ditentukan dari faktor kesuburan dari masing-masing ibu, seperti:

  • gangguan tidur
  • sakit
  • stres

Untuk ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif, siklus ovulasi dapat datang lebih cepat. Menstruasi pertama kembali sekitar enam minggu setelah melahirkan. Sehingga peluang kehamilannya lebih tinggi.

Sebuah studi mengungkapkan bahwa rata-rata ovulasi pada ibu nonlaktasi jatuh pada minggu ke-74 kelahiran. Selalu ada kemungkinan kehamilan dalam jarak dekat pasca persalinan. Nah, lantas kapan waktu terbaik untuk hamil lagi setelah melahirkan?

Menunggu saat ideal untuk kembali hamil setelah melahirkan

Mungkin saja Anda tak sabar untuk menantikan masa-masa kehamilan lagi. Alangkah baiknya untuk memberi jeda antara masa kelahiran dengan kehamilan berikutnya.

Waktu ibu sebaiknya difokuskan untuk merawat si kecil, hingga pada waktunya Anda betul-betul siap untuk hamil kembali setelah melahirkan.

Idealnya, ibu perlu menunggu paling tidak 12 bulan setelah masa kehamilan. Hal ini direkomendasikan oleh US Department of Health and Human Services.

Sebelum memutuskan untuk hamil lebih cepat, ayah dan ibu perlu memikirkan lagi dampak buruknya bagi kelahiran kedua. Menurut studi yang dipublikasikan dalam jurnal Obstetrics and Gynecology penelitian pun mengatakan bahwa risiko kelahiran prematur dengan bobot berat di bawah normal. Hal ini lebih mungkin terjadi pada jarak (kelahiran dan kehamilan) 6 bulan dibandingkan kehamilan jarak 18-23 bulan.

Agar bayi tetap sehat dan ibu dan ayah bisa fokus merawat bayi, penting untuk memerhatikan jarak kehamilan berikutnya. Dengan demikian, pada persalinan selanjutnya bayi bisa lahir sehat dan bertumbuh dengan optimal. Oleh karena itu, pertimbangkan matang-matang dan recanakan waktu terbaik untuk hamil lagi setelah melahirkan.

Usai melahirkan anak pertama, tak jarang ibu mulai merindukan masa kehamilan dan ingin mengulang momen membahagiakan itu kembali. Pertanyaannya, kapankah waktu ideal untuk hamil kembali usai anak pertama? Adakah jarak aman hamil setelah melahirkan?

Pada dasarnya, kembalinya kesuburan seorang wanita setelah melahirkan akan memerlukan waktu. Begitupun halnya dengan siklus menstruasi, dapat berbeda-beda dan bergantung pada banyak faktor. Mulai dari berat badan, menyusui, stres, diet, merokok, atau penggunaan kontrasepsi.

Seberapa cepat Anda akan hamil lagi biasanya dipengaruhi oleh lamanya Anda menyusui, karena biasanya pada wanita yang menyusui secara eksklusif, hormon yang keluar saat menyusui akan menekan kesuburan.

Namun secara umum, dalam waktu 6-9 bulan setelah melahirkan wanita bisa saja mengalami kehamilan kembali. Apakah lantas jarak 6-9 bulan itu adalah jarak aman hamil lagi setelah melahirkan?

Bahaya Terlalu Cepat Hamil Setelah Melahirkan

Para pakar di dunia menyatakan bahwa ada waktu yang aman untuk hamil setelah melahirkan. Hal tersebut disebut sebagai Healthy Timing and Spacing of Pregnancy (HTSP) dan beberapa poin yang terdapat di dalamnya adalah:

  • Seorang wanita sebaiknya menunda kehamilan pertama sampai usia minimal 18 tahun.
  • Setelah melahirkan, sebaiknya seorang wanita menunggu hingga 24 bulan sebelum merencanakan kehamilan berikutnya.
  • Setelah┬ákeguguran┬áatau abortus, seorang wanita harus menunggu minimal 6 bulan sebelum merencanakan kehamilan berikutnya.

Rentang waktu di atas ditetapkan bukan tanpa alasan. Batas waktu aman untuk hamil pertama kali maupun hamil setelah melahirkan ditentukan berdasarkan fakta medis bahwa berbagai risiko kesehatan dapat terjadi bila seseorang terlalu cepat hamil setelah melahirkan.

Apa saja bahaya terlalu cepat hamil setelah melahirkan? Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Terjadinya keguguran.
  • Bayi meninggal dalam kandungan (Intrauterine Fetal Death/ IUFD).
  • Kematian ibu.
  • Bayi lahir mati.
  • Bayi lahir dengan berat lahir rendah.
  • Kelahiran prematur.
  • Anemia┬ápada ibu hamil.

Tak hanya itu, jarak waktu yang terlalu panjang yaitu lebih dari lima tahun juga berhubungan dengan sejumlah risiko kesehatan yang serupa. Itulah sebabnya penting bagi ibu baru melahirkan untuk benar-benar merencanakan kehamilan berikutnya sesuai dengan jarak aman yang dianjurkan oleh para ahli.

Tips untuk Menunda Kehamilan

Bagi Anda yang baru melahirkan dan ingin menjarangkan atau menunda kehamilan sesuai dengan anjuran kesehatan yang direkomendasikan, maka salah satu hal yang dapat lakukan adalah menggunakan metode kontrasepsi.

Saat ini terdapat berbagai metode kontrasepsi yang tersedia, seperti:

  • Metode kalender.
  • Senggama terputus (koitus interuptus).
  • Melakukan KB.
  • Menyusui (amenorea laktasi).
  • Metode hormonal seperti KB suntik, KB pil, dan implan.
  • Metode┬ábarrier┬áseperti kondom.
  • Hingga penggunaan AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) atau IUD.

Masing-masing metode tersebut memiliki efektivitas yang berbeda dalam mencegah terjadinya kehamilan dan efek samping yang dapat ditimbulkan. Anda dapat memilih metode yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

Untuk dapat mengetahuinya, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter bersama dengan pasangan Anda. Dokter akan menolong Anda untuk memutuskan yang tepat sesuai dengan pertimbangan dan diskusi Anda.

Diperlukan jarak aman untuk hamil lagi setelah melahirkan untuk mencegah terjadinya berbagai risiko kesehatan, baik pada ibu maupun janin. Untuk mencapainya, dapat menggunakan berbagai metode kontrasepsi yang tersedia dan memilihnya sesuai dengan kebutuhan Anda.

Bagikan informasi tentang Seberapa Cepat Bisa Hamil Lagi Setelah Melahirkan? kepada teman atau kerabat Anda.

Seberapa Cepat Bisa Hamil Lagi Setelah Melahirkan? | Produsen Obat Herbal

Belum ada komentar untuk Seberapa Cepat Bisa Hamil Lagi Setelah Melahirkan?

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Orang lain melihat produk ini, mungkin Anda juga tertarik?

OFF 50%
Madu Asam Urat

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 150.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 150.000
Stok: Tersedia
OFF 25%
Madu Centelia

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 75.000 Rp 100.000
Tersedia
Rp 75.000 Rp 100.000
Stok: Tersedia
OFF 35%
Kapsul Lancar BAB

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 64.900 Rp 100.000
Tersedia
Rp 64.900 Rp 100.000
Stok: Tersedia
OFF 50%
Eyesberry

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Rp 125.000 Rp 250.000
Tersedia
Rp 125.000 Rp 250.000
Stok: Tersedia
SIDEBAR